Don’t be SLUGGISH!

Ibnu Mas’ud -Radhiallaahu ‘Anhu: “Sesungguhnya kebaikan itu menjadikan wajah bersinar (berseri-seri), hati bercahaya, rizki lapang, badan kuat dan cinta di hati manusia. Dan sesungguhnya keburukan itu menjadikan wajah hitam (suram), hati gelap, badan lemah, rizki berkurang dan benci di hati manusia.” (Al-Jawaabul Kaafi, karya Ibnul Qayyim hlm 62)

My True Story…

Stase community health nursing (CHN) merupakan stase profesi ners yang cukup menguras pikiran dan fisik,(walaupun kadang bisa santai). Ana harus pulang pergi Malang-Sengkaling. Seperti kemarin malam, ada kegiatan desa (Musyawarah Masyarakat Rukun Warga/MMRW) memaparkan hasil
kajian kita selama di desa, jam 1 pagi kita baru bisa tidur. Esoknya kita harus ke kampus “sharing” dengan dosen pembimbing. Ba’da dhuhur baru bisa pulang ke rumah. Capek? (ya iyalah….) mana bawa ransel, bawa laptop harus naik angkot pula. Seperti biasa ana naik angkot ADL, jalurnya lumayan jauh
tapi pertimbangannya lebih aman dan cepat daripada angkot lain.

Ketika ana naik, kondisi angkot tidak penuh hanya 7 penumpang termasuk ana. Ana paling tidak suka berdesakan, jadi ambil tempat duduk yang sendiri walaupun menghadap ke belakang. Setelah beberapa menit akhirnya setengah perjalanan sudah terlampaui (sempat ngantuk juga sich. wajarlah
kondisi fisilogis tubuh). Ketika sampai di stasiun kereta api, seorang penumpang (bapak-bapak, kurus) pindah tempat duduk ke sampingku. Dia mengambil uang, seolah-olah akan turun..ana sedikit curiga, (perpindahan tiba2 dalam angkot wajib dicurigai) biasanya orang kalau sudah naik angkot males mau
pindah-pindah kecuali ada tujuan tertentu.(niy dari pengalamanku dulu..)

Tiba-tiba saja bapak itu mengeluarkan buku dari punggung bajunya, tangan kirinya memegang buku dari arah depan dan meletakkanya di atas pahanya. Letaknya sangat dekat sekali dengan posisi duduk ana (kira-kira 10 cm). Ana berusaha untuk melirik terus gerakan tangannya. (sempat takikardi
sich, tp kali ini lebih tenang..). tangan kanannya mulai beraksi mencari letak dompet dan HP ku dari bawah bukunya. jadi gerakan tangan kanan ditutupi buku di atasnya.

Akhirnya ana putuskan untuk turun, daripada ana melawannya (takut kalau dia bawa senjata tajam..) lebih baik ana ambil jalan aman (turun segera dari angkot). Lagian rumah ana juga sudah dekat. Tak henti-hentinya ana bersyukur..Alhamdulillah Alloh menolongku…Alloh menjagaku…

Ini kejadian ketiga kalinya, yang pernah ana alami selama kuliah di Malang. Modus seperti ini pernah ana lihat sebelumnya jadi kecurigaanku ada dasarnya (dan ternyata benar..). Ada modus lain, yang pernah ana alami kira-kira 4 tahun yang lalu. Sore itu, waktu ana mau berangkat mulazamah ke rumah salah satu ustadz, ana naik angkot GL bersama seorang teman ana ( Biasanya pencopet/para clepto mania beraksi pada jalur angkot yang jauh). kondisi angkot lumayan penuh, karena takut telat dan nunggu angkotnya yang lama akhirnya kami putuskan untuk naik saja. Sampai di depan MATOS banyak penumpang turun, alhamdulillah bisa duduk agak renggang. Posisi teman ana menghadap ke belakang, posisi ana menghadap pintu dan ada satu orang di samping kanan ana (tampangnya seperti orang dari luar jawa). Di depan ana dan samping kiri ana juga ada seorang laki- laki dengan logat Batak.

Tiba-tiba bapak yang di samping kiri ana muntah ke arah ana, spontan saja ana berdiri, bapak yang di depan ana berusaha menenangkan ana, bapak yang di samping kanan ana mengambil HP ana yang disaku gamis (padahal saku gamisku dah tak resleting).Tanpa curiga, Ana hanya berpikir biasa
orang mabuk, tapi 5 menit setelahnya ana baru sadar (kok saku gamisku terbuka, perasaan tadi HP ku ada..dimana ya?) kucari di tas. tidak kutemukan, akhirnya ana bilang teman kalau HP ana ilang..
Ana putuskan untuk mengikuti bapak yang disamping kanan ana(karena ana curga padanya). Sampai di perempatan lampu merah Alun-alun, angkot berhenti, bapak tersebut turun dan ana ikut turun. Ana pegang tas bapak tadi “Pak,saya mau lihat tas bapak!”..”Bapak,ambil HP saya?”..(dengan jantung berdebar kencang dan takut.. tapi tetep jaim..daripada nyesel ga nyoba nanya, tul ga?).terus Bapak itu bilang,” Itu mbak di bawah tempat duduk.”
Ana berbalik dan ternyata benar HP ku di kolong tempat duduk dengan posisi OFF. Tanpa berpikir panjang , Bapak tadi langsung lari. Lemas rasanya seluruh tubuhku bagai melayang di angkasa, plus keringat dingin…(Ana baru sadar kok ana bisa berani ya?..). alhamdulillah HP ana bisa terselamatkan.
Alhamdulillah puji syukur pada Alloh yang selalu menolong hambaNYa…yang memberi kekuatan dan keberanian..Subhanalloh…

Ibroh:
1.Sebelum bepergian berdoalah..(Ingatlah Alloh dimanapun antum berada..hanya Alloh yang dapat menolong hambaNYa..)
2.Usahakan jangan sendiri, kecuali terpaksa atau kondisi memang benar-benar aman.
3.Usahakan pilih tempat duduk yang aman (jangan berdesakan)
4.Jika ada perpindahan penumpang , “waspadalah” sampai antum yakin kondisi benar-benar aman.
5.Jika ada hal yang aneh misalnya, ada penumpang tiba-tiba kram/ muntah…”waspadalah” ..amankan barang-barang penting Antum.(jika antum yakin
barang sudah aman dan antum ingin menolongnya, ya silahkan!..)
6.Catat plat nomer angkot..jika ada pencurian antum bisa call poisi dan memberitahukan plat nomer serta posisi antum.

Mau berbagi pengalaman juga?…silahkan…
Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari cerita ini, semoga bermanfaat…Wallohu’alam bishowab..

No comments yet»

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: